Kamis, 01 Januari 2015

story 2014

tidak terasa tibatiba kita sudah dipenghujung tahun lagi. waktu berlalu sangat cepat. roda kehidupan silih berganti mewarnai hari. yah, 2014. tahun yang luar biasa. tahun yang sangat mendebarkan, membahagiakan, mengharukan, sekaligus mengejutkan. yeah 2014 its the wonderful year...

terima kasih untuk semua yang telah membuat 2014 saya menjadi begitu berharga dan sangat layak untuk dikenang. terima kasih untuk semua orang yang telah membuat 2014 saya menjadi tahuntahun yang penuh warna dan sangat sulit untuk dilupakan. Atas nama hari-hari indah yang telah tertoreh, terima kasih...~

berpisah dengan tahun yang menyimpan banyak cerita pasti memiliki rasaa sedih tersendiri, rasarasanya masih ingin bermesraan dengan jutaan momen ditahun ini. namun waktu pasti terus berputar, so welcome for the next year. hahha kisah manis asem pahit 2014 sangat ngangeninnn soalnyaaa.

1.2014, saya merasakan manisnya belajar bareng teman kelas tiap malamnya karena takut remed pas ujian.
2. 2014, saya mersakan manisnya bisa bersama kembali dengan orang yg telah pergi.
3. 2014, saya merasakan bagaimana mendebarkannya 3hari yg mentukan perjalanan 3tahun saya selama putih abu abu.
4. 2014, saya merasakan sedihnya berpisah dengan teman teman putih abuabu
5. 2014, saya merasakan manisnya menerima amplop kelulusan ujian nasional.
6. 2014, saya merasakan sakitnya tidak lulus jalur undangan ptn.
7. 2014, memberikan saya semangat mengerjar masa depan, karena mencari tempat kuliah itu tidak mudah!
8. 2014, membuat saya merasakan manisnya party prom night bersama teman teman.
9. 2014, memberikan saya rasa manis yang sangat manis mendapatkan surprice party di milad ke 18
10. 2014, membrikan saya kesabaran dan kekuatan saat mengetahui sy gagal menembus ptk idaman orang tua saya.
11. 2014, memberikan saya kekuatan saat orang yg telah kembali kini harus pergi lagi untuk kesekian kalinya.
12. 2014, memberikan saya kebahagiaan, keceriaan baru, yang disalurkan lewat ctel... new place, new friend, new character, yeah i love it.
13. 2014, for the firs time bisa mendaki ke salah satu puncak di sulsel.
14. 2014, membuat saya lebih dewasa, lebih mandiri, lebih lebih dan lebih.... 2014 merubah saya dari status siswa menjadi mahasiswaaa... :)))

kisah 2014 boleh berlalu, namun sebelum kisah 2015 datang, semuaa yang telah terjadi akan tetap menjadi kenangannn manis, yang tidak akan terlupakan hingga renta.

a lot of memories in 2014, just hope for the best ajalah buat kita semua. semoga 2015 bisa menjadi tahun yang lebih luar biasa lagi dibanding tahun sebelumnya, aamiin...

and now, welcome 2015...

Sabtu, 20 Desember 2014

perpindahan ;)

perpindahan! move move and move!
itulah kata yang akhir-akhir ini mewarnai hari hari saya...upsss long time no posting, udahh lama banget gak ngeblog... so, read my note;) nexttttt

hidup kita penuh dengan perpindahan. berpindah tempat, berpindah usia, berpindah hati, berpindah apasaja. selama kita masih mengendarai roda takdir, dan menggelinding dalam semesta yang Allah ciptakan. selama itu pula kita akan terus berpindah. tak pernah memandang seberapa lama dan seberapa betah kita dengan sesuatu yang sebelumnya, dan tak pernah peduli seberapa besar keinginan kita untuk memulai sesuatu yang baru. tapi itu harus terjadi, karena tanpa perpindahan hidup ini bakal tetap jalan ditempat dan gak akan maju.

and now, my life is going to move. banyak sekali hal yang berubah dalam hidup saya. Mulai dari status siswa menjadi mahasiswa, dari pangkep ke makassar, dari smada ke poltek, dari charles darwin ke ctelkom, dari maisnya ungu coklat menjadi manisnya warna-warni, dari kamar 15 ke kamar 07, dan dari satu hati ke hati lainnya.

but its not problem. life must go on. thanks God, You always give all the thing that i need.. new friend, new place... yeah. i need something new. thanksss

perpindahan memang gak selamanya menyenangkan, gak selamanya indah dan menjadi solusi. Tapi dengan berpindah kita dapat menjadikan tempat kita berlabuh untuk menjadi solusi untuk berpijak yang lebih baik dari tempat sebelumnya


insp-manusia setengah salmon


Makassar, 6 des 2014... 9.35 pm

Jumat, 26 September 2014

Tentang Aku dan Kamu

aku benci merindukan kamu
tetapi aku lebih benci lagi
ketika sadar aku bukan lagi siapa-siapa kamu
satu hal yang menyakitkan
dari sebuah perpisahan yang tidak baik-baik
adalah ketika rindu
tak lagi bisa disampaikan
semuanya terhalang jeruji-jeruji benci
berkali-kali aku mencoba lari
lari dari kenyataan yang menghampiri
semuanya sia-sia
nggak mau pergi
tak apa…
aku sempat putuskan untuk mencari lagi
mencari sosok seperti kamu yang dulu ada dihati
hingga aku sadar
rasa apa yang kini ada dalam benak diri
rasa mati
semuanya hanya rasa mati
jika kamu tahu
semua yang aku perjuangkan ini
telah menyebabkan luka dibanyak hati
aku mencari bayangmu
dalam wujud orang lain
aku mencari cintamu dalam hati yang lain
dan jika kamu akhirnya mendengarkan ini
ketauilah aku sudah benar-benar pergi
mungkin banyak yang lebih baik dari kamu
tapi nggak akan
nggak akan ada yang seperti kamu
kenyataan itu yang sekarang menghampiri aku
dan akhirnya aku bekap rasa sakit ini
berharap semuanya berlalu
semoga bayangmu tak lagi menjadi bayang semu
tapi biarkan semuanya berlalu
tentang aku dan kamu
@landakgaul -Dara Prayoga

Bertemu Orang yang tepat...

Kadang kita nggak sadar sudah menunggu selama apa untuk bertemu dengan orang yang tepat.
Gue nggak pernah mengerti gimana seseorang bisa jatuh cinta. Hal-hal seperti itu bisa semudah berlempar senyum lalu melayangkan jabatan tangan kemudian bertukar nama. Ada juga yang nggak berdaya membendung cinta yang berhasil merangsek masuk ke dinding-dinding hati akibat kebiasaan-kebiasaan yang tidak sengaja dilakukan bersama. Bahkan ada yang bersusah payah untuk jatuh cinta dengan menunggu… entah berapa lama akhirnya masing-masing dari diri mereka menyadari kalau itu cinta.
Tapi ada satu kesimpulan yang bisa gue ambil dari beberapa hal yang gue bingungkan tadi. Kesemuanya membutuhkan kesempatan. Kesempatan butuh keadaan. Sayangnya, banyak pula cinta yang harus mati karena keadaan, yang sering menyamar dalam bentuk ‘kenyataan’, ‘keyakinan’, atau sekadar ‘pertemanan’.
Mungkin sama banyaknya dengan cinta yang harus mati karena keadaan, banyak juga cinta yang justru hidup karena keadaan. Jadi rasanya terlalu picik jika orang tak memberikan kesempatan untuk cinta yang baru saja lahir dan masih tumbuh. Membunuhnya dengan kata-kata “maaf, tapi menurut aku ini kecepetan” hanyalah akal-akalan mereka yang tak punya perasaan yang sama, hanya supaya nggak terlalu kelihatan berdosa.
Tapi percayalah, orang yang tepat itu akan datang.
Kadang sepasang orang membutuhkan terlalu lama waktu untuk menyadari bahwa sebenarnya yang mereka butuhkan sudah ada di depan mata. Hanya saja, mereka terlalu terfokus untuk mengejar yang diinginkan. Sama halnya seperti seorang anak. Seorang anak menyukai banyak hal. Mereka suka berlari, mereka suka melompat, bahkan mereka suka terbang. Itu semua yang mereka inginkan.
Namun ketika terantuk, terjatuh, bahkan terjerembab, siapa yang mereka butuhkan? Ibu, atau minimal sebuah pelukan. Anak-anak harus merasakan yang namanya terjatuh dulu, harus merasakan yang namanya luka dan menangis untuk bisa merasakan bagaimana hangatnya sebuah pelukan.
Begitu juga yang terjadi pada kebanyakan kita. Terlalu senang mengejar-ngejar yang diinginkan, sampai dibutakan mana yang sebenarnya dibutuhkan. Tapi itu tidaklah salah. Karena kalau nggak begitu, kita nggak akan merasakan luka, dan kita nggak tau sebagaimana menyembuhkannya ‘obat’. Kalau kita nggak pernah salah, kita nggak akan bisa bertemu orang yang tepat.
Padahal jika dilihat lebih tulus, semua yang dibutuhkan nggak begitu rumit. Kita pasti ingin bersama mereka yang selalu memberikan kesempatan kepada kita untuk menjadi diri kita sendiri. Kita pasti ingin menghabiskan hari dengan orang yang cukup dengan menggenggam tangannya saja, kita merasa digdaya menghadapi dunia.

Kita pasti ingin hidup dengan seseorang yang cukup dengan menatap matanya saja sudah merasa seperti di rumah.
Kita hanya ingin terlelap di pelukan seseorang bermata teduh, yang melenyapkan segala jenuh, menggantikan semua peluh.
Pada akhirnya, kita hanya ingin terjatuh pada mereka yang meski sama penuh luka, tapi dipertemukan untuk saling menyembuhkan.
”
—  Landak Gaul ~okapost

Rabu, 27 Agustus 2014

delapanbelas~

10 Agustus 2014 Well, today I'm 18 years old. Ooohhhhhh Thanks God, loveeeee... Alhamdulillahi rabbil alaamin.Mungkin masih tergolong sangat muda sih, tapi sudah memasuki fase kedewasaan hehe. Thanks for Allah SWT, my parents, my sister, and all my friends, specialy for my lovely cabee thanks for surpriced, my bag and cup cakes suit very well right, Cann't more happy :') aaahhhh big thanks for all who congratulated and give me a lot of love and lovely wishes! LoveU. Well, today I'm 18 years old~

putih abu-abu ungu coklat kotak-kotak

Selasa 20 Mei 2014. 20 helloo!!! Well done, hari ini pengumuman kelulusan masa putih abuabu. Gatau kenapa alhamdulillah gk ada sedikit pun rasa khawatir yg mondarmandir di otakkk paspasan milik gw ini itu karena yah gue optimis kalau kami semuaa [GTROIS] luluss 100%. Optimis karena gue yakin, gue yakin akan mengeluarkan air mata, yah tapi air mata bahagia yaah;) Finally, amplop kelulusan pun sudah ditangan kami masing2! Hasilnya..... Jrenggggggggggg... Kamii semuanyaaa lulussssss!!! Alhamdulillah thankss Yaa Allah. Lulus UN itu sebuah kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri, tapi jg ada sedikit rasa sedih karena harus pisah dan ninggalin masa putih abuabu ungu coklat kotak-kotak:') gue udah ketemu sama anakanakk......sampe akhirnya kami menciptakan nama GTROIS itu. Terus juga udah pernah nangis bareng teman-teman, udah sempat ketemu cinta dan pujaan hati juga disini, hahaha, oh iya, udah kehilangan rahmat, iche, fathul, ilo dan yg paling sedih waktu kehilangan adnan(alm):'... Angkatan yg konon bnyak masalah. *eh tapi juga sangat menyenangkan. Sayang gtrois. Sayang kalian smua anak-anak alay ababil. Sayang aljabar, sayang mendel, sayang cedee, sayangg cabeeee{} Tiga tahun sebentar yah?? Well, inii bukan akhir dari semuanya, artinya gue masih punya waktu untuk menikmati kebersamaan bareng kalian. kita masih bisa bertemu setelah ini pastinya, aamiin insya'Allah... Gue bangga dapetin teman teman spesial kayak kalian. Semua anak GTROIS yang berharga!! Muchlove deh buat kalian semuaa... Gue harap kita semuaa gak saling lupa yah, kalaupun udah sukses dan udah menikah aamiin, kita tetap satuuu, tetap ingat sama temanteman seperjuangan, kita tetap gtrois sepertiii laguu kitaa ini... GTROIS SATU KAWAN♬ Keren kan lagu kami? Ohjelass dong hehe angkatanya siapa dulu oke fix, intinya gue sayang kalian pakai bangette'. Dannn skrng kita harusss pisaah itu rasanyaaaaaaaaaaa...ahhhhhh.. Belummm siappppp... But life must go on cause I believe our dreams is waiting to make come true.. Gue yakin, waktu akan mempertemukan kita kembali sahabat-sahabat dunia akhiratku.. Byee masa putih abu-abu. Masaaa paling indah sepanjang masaaa xD muchlove!succes!! loveloveloveeeeeee

refresh

Assalamu'alaikum guys:) dan selamat malam :3

waaaahh sudah lama banget gak sempat ngeblog.. maklum lah lagi sok sibukk.. akhir-akhir pada schedule bangett, UN dan usaha masuk PTN makan waktu banyakkk.. tapi its okhay no problem, untuk masa depan apa sihh yang nggak bisa diusahakan...

well, di next postingan akuu akan mengupload beberapa cacatan yg sudah aku buat sejak sekian lama, hanya saja baru ada kesempatan untuk memosting... hahah baiklah,cekidooottt and wassalam ;)

Jumat, 14 Maret 2014

dua-duanya kulepaskan

Suatu hari, seorang bapak tua hendak menumpang bus. Pada saat ia menginjakkan kakinya ke tangga, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan.

Lalu pintu tertutup dan bus mulai bergerak, sehingga ia tidak bisa memungut sepatu yang terlepas tadi. Bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya keluar jendela.

Seorang pemuda yang duduk dalam bus melihat kejadian itu, dan bertanya kepada si bapak tua, “Aku memperhatikan apa yang Anda lakukan Pak. Mengapa Anda melemparkan sepatu Anda yang sebelah juga ?” Si bapak tua menjawab, “Supaya siapapun yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya.”

Bapak tua dalam cerita di atas memahami betul filosofi dasar dalam hidup. Jangan mempertahankan sesuatu hanya karena kamu ingin memilikinya, atau karena kamu tidak ingin orang lain memilikinya.

Kita pasti pernah kehilangan banyak hal di sepanjang hidup. Kehilangan tersebut pada awalnya tampak seperti tidak adil dan merisaukan, tapi itu terjadi supaya ada perubahan positif yang terjadi dalam hidup kita.

Kalimat di atas tidak dapat diartikan bahwa kita hanya boleh kehilangan hal-hal jelek saja. Kadang, kita juga kehilangan hal baik. Ini semua dapat diartikan supaya kita bisa menjadi dewasa secara emosional dan spiritual, pertukaran antara kehilangan sesuatu dan mendapatkan sesuatu haruslah terjadi.

Seperti si bapak tua dalam cerita, kita harus belajar untuk melepaskan sesuatu. Allah sudah menentukan bahwa memang itulah saatnya si bapak tua kehilangan sepatunya. Mungkin saja, peristiwa itu terjadi supaya si Bapak tua nantinya bisa mendapatkan sepasang sepatu yang lebih baik.

Satu sepatu hilang. Dan sepatu yang tinggal sebelah tidak akan banyak bernilai bagi si bapak. Tapi dengan melemparkannya ke luar jendela, sepatu itu akan menjadi hadiah yang berharga bagi gelandangan yang membutuhkan.

Berkeras mempertahankannya tidak membuat kita atau dunia menjadi lebih baik. Kita semua harus memutuskan kapan suatu hal atau seseorang masuk dalam hidup kita, atau kapan saatnya kita lebih baik bersama yang lain.

Dan pada saatnya, kita harus mengumpulkan keberanian untuk melepaskannya.




Triasna Abu Hasya, Cikarang

amplop titipan ustadz

PERISTIWA ini saya alami sekitar tiga tahun yang lalu. Hanya satu bulan setelah anak saya yang kedua lahir, saya menganggur—perusahaan memberhentikan semua karyawannya (termasuk saya) begitu saja, tanpa memberikan pesangon sepeserpun. Kehilangan pekerjaan, tidak punya tabungan sama sekali, dan dengan orang anak yang masih kecil, sesaat kehidupan kadang kala seperti ingin berhenti.

Suatu pagi, ketika saya sedang menjemur pakaian, itu (dengan mencuci tentunya) merupakan pekerjaan saya pada pagi hari, seorang gadis datang ke pekarangan rumah kontrakan kami dengan tergopoh-gopoh. Matanya berkaca-kaca dan ia bicara dengan suara tangis yang tersendat, “Maaf Pak, saya menganggu…” ujarnya, tanpa basa-basi, “Saya berasal dari Cikampek dan saya hendak ke Plered. Saya kehabisan ongkos. Kalau Bapak berkenan saya ingin menjual kerudung yang tengah saya pakai ini sama Bapak…. Saya sudah tidak punya uang lagi…”

Saya mengernyitkan kening. Bingung bagaimana menanggapinya. Saya kemudian tak urung memintanya untuk menunggu sebentar, dan saya menemui istri di kamar yang tengah menyusui bayi laki-laki kami. Saya terangkan permasalahannya, dan kemudian bertanya padanya, “Kita punya uang berapa lagi sekarang?”

Istri saya menjawab, “Tinggal dua puluh ribu lagi….”

Saya terdiam, namun kemudian berbicara dengan suara sedikit serak. “Bagi dua ya. Kita sedekahkan setengahnya…”

Istri saya setuju. Jauh di lubuk hati saya berpikir keras, cukup apa kemudian Rp. 10 ribu sisanya buat kami untuk kebutuhan satu hari saja? Ada bayi dan seorang anak kecil, dan dua orang dewasa di rumah ini yang perlu makan? Tapi saya tidak berpikir panjang lagi.

Kemudian saya menemui gadis itu yang sudah mencopot kerudungnya. “Berapa lagi yang kamu perlukan untuk sampai ke Plered?” tanya saya.

Jawabnya, “Sekitar Rp. 6000, Pak…”.

“Maaf, ini saya hanya punya segini, semoga bisa bermanfaat…” ujar saya. Gadis itu menyodorkan kerudungnya, “Ini kerudungnya, Pak…”

Saya menggeleng, “Tidak. Kamu pakai kerudung kamu lagi. Bantuan saya tidak ada apa-apanya, hanya semoga saja bisa membantu kamu, setidaknya untuk sampai ke Plered, tujuan kamu…”

Gadis itu menangis lagi, “Terima kasih, Bapak. Saya sudah sejak dari tadi, sudah sejak dari jalan besar sana meminta bantuan, tapi tidak ada yang mau menolong saya… Terima kasih, Bapak…”

Gadis itu permisi. Saya melanjutkan kembali menjemur pakaian dengan otak yang berpikir keras. Uang Rp. 10.000 yang tertinggal bersama kami mungkin akan dibelikan tahu, telur 2, dan sebungkus mi instan. Saya berkata kepada istri saya. “Kamu sama si Teteh (anak perempuan saya yang pertama yang masih berumur 3 tahun) makan sama telur dan tahu. Biar saya makan sama mi saja…”

Istri saya menukas, “Tapi Ayah kan sudah makan mi instan selama tiga hari ini berturut-turut…”

Saya tersenyum, “Untuk periode sekarang, sepertinya nggak apa-apalah dulu. Yang penting kamu sama si Teteh jangan sampai kekurangan gizi dulu…”

Istri saya terdiam, kembali tenggelam menyusui anak kami yang kedua.

Sisa hari itu dilalui dengan biasa saja. Malamnya, saya harus pergi ke pengajian yang letaknya sekitar 4 kilo dari rumah. Saya tidak menggunakan angkot ketika itu karena uang yang tertinggal hanya Rp. 2000 lagi dan saya tinggalkan bersama istri.

Seusai pengajian, ustad yang mengisi pengajian menghampiri saya. “Ini ada titipan dari seseorang…” seraya menyodorkan sebuah amplop. Saya gelagapan, “Dari siapa ya Ustad? Dan titipan apa ini?”

Ustad tersenyum, “Sepertinya uang. Siapa yang memberikannya, tidak perlulah tahu. InsyaAllah, halal dan thoyyib. Katanya ini hanya hadiah saja…”

Saya tidak berkata apa-apa lagi. Di sisi lain saya merasa berat, namun saya juga merasa bersyukur masih ada yang memperhatikan kondisi keluarga saya ketika berada dalam kesulitan. Saya mengucapkan terima kasih dan meminta Ustad untuk menyampaikannya kepadanya.


Di jalan, saya membuka amplop itu ternyata memang berisi uang Rp. 300.000! Subhanallah, itu jumlah yang sangat banyak buat saya. Saya belikan istri martabak telur kesukaan istri dan ketika sampai ke rumah, kami menyantapnya bersama, sementara anak-anak sudah terlelap. Istri saya berujar lirih, “Allah selalu akan mengganti sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan. Mungkin ini berkah dari sedekah tadi pagi yang Ayah berikan…”

Sabtu, 08 Maret 2014

cekidooot

Assalamu'alaikum ;;)

Langsung saja yahh,,,
Beberapa bulan terakhir ini ada banyak hal yang terjadi dengan saya..

Yang pertama, saya punya teman dekat. Dekatnya yah bukan dekat asal dekat, tapi dekatnya care. Kita klop banget. Ini bukan genk, but just togetherness.

Yang kedua, saya mendapatkan nama baru dari teman-teman CharlesDarwin yaituuu "anakecil" duh, but I forgot who someone that gived me name anakkecil. HHH, intinya nama "anakkecil" berhasil booming dan menjadi nama panggilan saya disekolah, guru2 juga memanggil saya dengan sebutan itu, kemudian beberapa adekelas jg memanggil saya dengan itu..

Yang ketiga, saya sedang jatuh cinta. Maksudnya naksir sama seseorang gityu deeh.. Mau tahu?? Yah beli dipasar xD

Yang keempat, saya punya idola baru, namanya RadityaDika.. Semua orang mungkin sudah kenal dia, diaaa itu multitalent.. Sutradara, penulis, aktor, dan stand up komedi.. Semuanyaa Dika sikat.. #salut #kagum #tingkatkanKakDika

The last one (enam), saya punya minuman kesukaan baru. Namanya adalah greentea, atau bahasa kerennya adalah OCHA.. Makanya, akhir2 ini lebih sering beli teh Ocha..

The last (tujuh) sebentar lagi saya menghadapi UN, duhh degdegan nihh. Makanya skrng waktu santai sy jdi berkurang..  Abis itu, insya'Allah lanjut kuliah... Artinya insya'Allah sbentar lagi sy meninggalkankan status "pelajar" menjadi "mahasiswi" aamiin ya Rabb...



#wassalam;;)

Kamis, 06 Maret 2014

FAM

IBU

Sitti Hadiah. Adalah perempuan yang telah meraih gelar luar biasa yaitu Ibu, yang tak akan dialami dan dirasakan kecuali oleh seorang wanita, satu-satunya makhluk ciptaan Allah SWT yang dalam jasadnya dianugerahi amanah yang serupa asma-Nya: rahim. Rahim yang berarti kasih sayang, memanglah iya begitu adanya rahim wanita, yang disetting dengan sempurna oleh Yang Maha Kuasa sebagai tempat paling nyaman bagi janin, tempatnya beroleh asupan makanan ideal, tempat tumbuh kembang yang kokoh, serta perlindungan yang aman sebagaimana Allah SWT mengatakan “fii qororin makiin” (di tempat yang kokoh) yakni rahim.
Ibuku telah melahirkan lima anak selama pernikahannya bersama ayahku. Pahlawanku ini kelahiran Pangkep, 12 Mei 1967 dari rahim seorang perempuan yang bernama Baji. Ibu lahir dengan tanpa ayah karena ayahnya telah berpulang saat Ibu masih di dalam kandungan. Namun, ketika Ibu berusia satu tahun Ibu diasuh dan diangkat menjadi anak oleh saudara nenek yang bernama Lina   hingga Ibu tamat SLTA.

Ibu menyelesaikan pendidikan terakhirnya yaitu program S2 di Universitas Indonesia Timur (UIT) pada tahun 2010 dan meraih gelar Master Of Sains, sebelumnya menyelesaikan pendidikan program S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan Pembangunan Makassar Indonesia (STKIP PI) pada tahun 2002. Lulusan Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Bungoro, Pangkep pada tahun 1986. Lulus sekolah menengah pertama pada tahun 1983 di SMP Negeri 1 Pangkajene, Pangkep. Sebelumnya  tamat sekolah dasar di SD Negeri 8 Tondong Kura, Pangkep pada tahun 1980. Ibu menjadi CPNS/Guru sejak tahun 1988 di SD 22 Bonto Panno dan menjadi PNS pada tahun 1989. Sekarang Ibu menjadi Kepala Sekolah pada salah satu sekolah dasar di Pangkep.


AYAH

Ambo Enre adalah seorang lelaki pemilik mata teduh dan tatapan cinta yang selalu Ibu rindukan. Ayah telah menghabiskan waktunya untuk mencari nafkah dan mendidik keluarganya.
Ayah lahir dari rahim seorang perempuan bernama Rannu pada 12 Maret 1961. Terlahir dalam keadaan kedua orang tua yang lengkap. Putera ke-5 dari 6 saudara.
Ayah menyelesaikan pendidikan terakhirnya yaitu program S2 di Universitas Indonesia Timur (UIT) pada tahun 2010 dan meraih gelar Master Of Sains, menyelesaikan pendidikan program S1 di IKIP Makassar (sekarang UNM) pada tahun 1993. Sebelumnya D2/Diploma 2 pada tahun 19832. Lulusan Sekolah Menengah Atas di SMA Negeri 1 Pangkajene, Pangkep pada tahun 1980. Lulus sekolah menengah pertama pada tahun 1977 di SMP Negeri 1 Pangkajene, Pangkep. Sebelumnya  tamat sekolah dasar di SD Negeri 4 Pa’doang-doangan, Pangkep pada tahun 1974.
Ayah menjadi CPNS/Guru sejak tahun 1983 di SMP  1 Kassi dan menjadi PNS pada tahun 1984. Sekarang Ayah menjadi Kepala Sekolah pada salah satu sekolah menengah pertama di Pangkep.  


Jumat, 29 November 2013

hikmah 1 muharram

Oleh: Ust. Dr. KH. Andi Abdul Hamzah, LC., M.A. (Dewan Kiyai Pondok Pesantren Modern Shohwatul Is'ad)

Tema : Menyejukkan Hati, Mempererat tali silaturrahim dengan suasana 1 Muharram..

Kalimat Alhamdulillah adalah kalimat pengakuan atas kesyukuran bahwa semua nikmat berasal dari Allah SWT. Karena semua dan segala sesuatunya dari Allah maka hendaklah kita mengucapkan ALhamdulillah..

Kata Allah SWT: Nabi Muhammad SWT adalah nabi terakhir. Olehnya itu Allah memerintahahkan kepada kita agar senantiasa bershalawat kepada Rasulullah.. Kita sebagai org yg beriman banyaklah bershalawat kepada kepada Nabi Muhammad SWT.

"Allahummasholli ala sayyidina muhammadin wa ala ali sayyidina muhammad"

Yg susah dapat jodoh, yg kesulitan ketika ujian, dsb perbanyaklah mengucapkan sholawat kepada nabi.

Bulan Muharram adalah salah satu bulan awal dri bulan Hijriah. Muharram adl salah satu bulan dri 4 bulan yg dikeramatkan, disakralkan Allah. Yaitu : Zulkaidah, Zulhijjah , Rajab, dan Muharram. Itulah 4 bulan yg dimuliakan..

Muharram berarti Harramah-yuharrimuh, yg diharam yg dicegah.. Mksudnya kita dilarang berperang, bercekcok, berkelahi, melakukan dosa d bulan itu. Segala amal kebaikan yg dilakukan di bulan ini akan dilipatgandakan. Namun sebaliknya, satu dosa akan dilipatgandakan siksanya pula. D blan muharram ini tdk ada lagi org2 yg menggibah, dsb.. Muharram adalah bulan ketentraman.

Hijriah artinya Hijrahnya Nabi Muhammad SWT.. Dlu, wktu ingin dibuatkan penanggalan dri islam, ada org yg berpendapat awal penanggalan islam di mulai dri wafatnya nabi Muhammad SWT.. Dan Umar bin Khattab berpendapat awal bulan tanggal islam adlh saat hijrahnya rasulullah..

Knpa saat hijrahnya Muhammad? Krn itu adl perintah Allah swt kpd Rasulullah agr dari Makkah menuju Madinah. Krn saat itu Makkah tdk kondusif u/ dakwah.. Knp ke madinah? Krn org2 disana bersahabat dgn Nabi dan posisinya starategis, tanahnya subur.. Madinah penduduknya agraris dn gampang menerima islam dgn baik..

Hijrah (berpindah scr fisik)
Namun kita memaknai hijriah secara maknawi. Yaitu kita menjadikan diri kita jdi keaadaan tdk baik ke keaadaan baik. Melakukan perubahan mendasar menuju yg lebih baik.
Yaitu hijrah dari kekafiran menuju islam, mksudnya jika sbelumnya kita sring mlakukan yg dilakukan org kafir, mka skrng dihentikan. Misalnya dulu sering dengar musik2 yg dilarang Allah, maka skrng dengarkanlah musik nasyid. Misalnya nasyidnya meher zain, wahid azizah.
jika dulu berpakain kafir maka stelah 1Muharram maka skrng memakai baju yg sesuai syariat islam. Tinggalkan semua pakaian seksi yg tdk diridhoi Allah. Sbgai baju burasa, palopo, dll (istilahnya ust)
Jika dlu malas ikut sunnah nabi, maka stelah ini ikutlah.. Hati2 lah org yg tidak mengikuti sunnah nabi.
3golongan yg tdk bisa melihat nabi muhammad d akhirat sekalipun wajah nabi muhammad terang benderan : 1.atun walidain (org yg durhaka kpd orang tuanya) termasuk bapak dn ibu gurunya 2. Org yg jika nama Nabi Muhammad disebut, ia tdk bersalawat 3.org yg meninggalkan dan menyepelekan sunnah nabi.

Apa saja sunnah nabi yg sering kita sepelekan. Antara lain:
1. Potong kuku di malam jum'at
2. Stiap sbelum masuk Jum'atan merapikan kumis
3. Mencukur bulu ketiak ktika menjelang jum'at
4. Mencukur bulu kemaluan
5. Jgn berdiri ketika buang air

Bagimana hukum cukur-mencukur?? Tdk ada. Terserah kita.
Jgn menyepelekan sunnah nabi, krn bisajadi itu yg menjadi halangan kita untuk melihat nabi.

Kata nabi:
Siapa yg suka dipanjangkan umurnya?
Siapa yg suka dimudahkan rezkinya?
Siapa yg suka dijauhkan dri kematian yg jelek?
Maka ada 3 resepnya kata nabi.
1. bertaqwalah kpd Allah. Plihara dzikir, sholat, bacaan qur'an, dan peliharalah sedekah.
2. Berbakti kepada kedua orang tua
3. Sambung silaturrahmi

Yg manakah kematian yg buruk. Yaitu org yg meninggal namun belum sempat mengucap nama Allah. Maka biasakanlah melakukan perbuatan baik ketika hidup.

Dimomen 1muharram ini, marilah kita bersihlkan hati kita dari pikiran2 negatif. Maafkanlah semua orang yg pernah melakukan salah kpd kita.



AL Aridha Rezki

XII Charles Darwin 

kutipan

Aku kira, aku sudah berhasil melupakan segala macam tentangmu. Kupikir aku siap membuka hatiku untuk seseorang yang baru. Aku yakin bahwa aku siap membuka mata dan hatiku pada orang baru yang akan membahagiakanku. Usahaku begitu keras untuk mematikan perasaan ini. Segalanya memang tak mudah karena perjuangan yang kulakukan terus berlanjut. Tak mudah mematikan perasaan pada seseorang yang bisa kita temui setiap hari. Kamu sudah jadi bagian dari hari-hariku, hampir setiap hari aku melihatmu. Perubahan yang begitu berbeda membuatku sulit menerima bahwa kita tak lagi sama. Aku melihatmu setiap hari dan untuk menganggap bahwa kita tak pernah punya perasaan yang spesial sungguh bukanlah hal yang mudah.

Apa saja yang kita lakukan selama rentetan bulan kebersamaan kita.? Sangattt banyak :| dan smuanya masih teringat jelas dimemori..

Kamu berbeda dari yang lainnya. Kamu sederhana, apa adanya, misterius, dan begitu sulit untuk ditebak. Wajahmu bukan pahatan seniman kelas dunia ataupun bikinan pabrik yang jelas-jelas sempurna. Aku tak memikirkan bagaimana penampilanmu dan bagaimana caramu menata rambutmu. Aku mencintaimu karena begitulah kamu. Kamu yang sulit kutebak tapi begitu manis dalam beberapa peristiwa. Kamu yang menggemaskan dalam keadaan yang bahkan sulit kujelaskan. Aku sangat mencintaimu dan sekarang pun masih begitu. Sadarkah kamu?

Hari-hari kulewati dengan banyak pertanyaan. Apakah perasaanmu sedalam yang kuharapkan? Aku sedikit menangkap isyarat itu. Kamu mengajakku bicara dalam percakapan manis kita di pesan singkat. Kamu menghangatkanku di tengah dinginnya malam dengan candaan kecilmu. Bagaimana mungkin aku bisa begitu mudah melupakan hal-hal spesial yang sempat kulewati bersamamu? 

Kamu bisa dengan mudah melupakan segalanya. Kebersamaanmu dengannya sudah cukup menjawab semuanya. Aku bukanlah sosok yang kauinginkan. Aku bukan sosok yang kauharapkan. Menyakitkan bukan jika keberadaanku tak pernah kauanggap meskipun aku selalu hadir dalam tatapanmu? Aku berusaha semampuku untuk membahagiakanmu, namun nampaknya usahaku tak begitu terlihat di matamu.

Dulu, kita yang banyak berbincang, kini jadi banyak diam. Setiap hari aku berusaha menerima kenyataan dan perubahan itu. Setiap hari aku mencoba meyakinkan diriku bahwa suatu saat pasti aku bisa melupakanmu. Ketika melihatmu dengannya, ada luka yang tergores lagi. mengapa aku bisa sakit begini?

Pertemuan kita tadi seperti semangat yang kembali menemukanku di sudut yang dingin dan gelap. Aku selesai melakukan study ku hari itu. Aku keluar kelas dan menemukan sosokmu sedang sedang asyik bermain.  Kuberikan tatapan dan mata kita bertemu.


Kamu tersenyum. Sederhana sekali. Ternyata, dari banyaknya pengabaian dan rasa sakit yang kauberikan; aku masih bisa mencintaimu. [Tsah]

Selasa, 05 November 2013

Pidato "Pacaan"

yang terhormat Bapak Ibu/Guru 
yang terhormat ketua kelas dan wakilnya
serta teman-teman sekalian yang saya cintai 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan syukur atas khadirat Allah SWT yang senantiasa memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua. Tidak lupa pula kita kirimkan salam dan shalawat kepada Baginda Rasulullah SAW yang menjadi suri tauladan bagi kita semua.
Pada kesempatan kali ini saya akan membawakan pidato ya ng berjudul “Pacaran”.
Pacaran adalah suatu ikatan yang tidak resmi atau bisa dibilang hukumnya haram yang dilakukan antara dua orang yang berbeda jenis kelamin yaitu satu laki-laki dan satu perempuan. Biasanya yang terjebak ikatan seperti ini adalah anak-anak remaja. Kemudian mereka terbiasa dengan yang namanya pacaran sehingga hingga dewasa pun mereka masih melakukannya dan berhenti ketika mereka telah mendapatkan jodoh mereka atau bisa dibilang mereka telah menikah.
Seperti yang kita liat sekarang ini, hampi setiap pelajar dan mahasiswa memiliki pacar. Ada yang memiliki satu pacar yaitu orang setia, ada yang memiliki sampai dua, tiga, empat atau bisa jadi mungkin  lebih banyak dari itu, merekalah orang yang tidak setia. Nah jika sudah tahu ada yang setia dan ada yang tidak, kenapa kita masih saja ingin berpacaran?
Inilah masalah yang sekarang terjadi di lingkup para remaja. Mereka tetap saja ingin berpacaran padahal tidak ada seorangpun yang bisa menjamin jika orang yang dia pacari tersebut tergolong setia atau tidak. Para perempuan biasanya selalu berkata jika ini semua adalah masalah perasaan, ini masalah hati. Aduh mereka itulah yang sedang gagal paham mengenai masalah hati dan perasaaan.
Pacaran dalam konsep islam adalah haram hukumnya. Yang halal hanyalah apabila berpacaran setelah menikah. Maksudnya, pacar mereka adalah istri/suami mereka sendiri. Jika sudah tahu pacaran itu haram, pacaran itu mengundang dosa, lalu apa yang ingin dipertahankan? Jika sudah tahu dosa, jika sudah tahu hal tersebut menjauhkan kita dari Sang Pencipta, lalu apa yang kita ingin lakukan? Apakah kita akan terus melakukan hal tersebut? Sungguh kenyataan yang sangat miris.
Pacaran sendiri memiliki dampak positiv dan negativ tergantung bagaimana dua sejoli tersebut menjalaninya. Dampak negativ dari pacaran adalah banyaknya waktu yang tersita untung mengurus sang pujaan hati. Bukan hanya itu, bagi laki-laki materi adalah modal yang harus dimiliki. Meskipun tidak semua perempuan membutuhkan materi tapi tetap saja unsur tersebut harus ada karena cinta butuh pengorbanan, pengorbanan dalam hal materi dan yang terpenting adalah waktu. Dampak negativ lainnya adalah menjauhkan kita dari Sang Pencipta, terkadang orang yang sedang dimabuk asmara sering lupa kepada Tuhannya, sering menunda-nunda ibadah demi si pujaan hati. Tidak hanya itu, tugas dan tanggung jawab pun seakan menjadi nomor sekian untuk diprioritaskan. Sedangkan dampak positiv dari pacaran  adalah apabila dua sejoli menjadikan pasangannya sebagai motivasi sehingga ingin berubah menjadi seorang pribadi yang lebih baik. Namun, apapun dampaknya baik positiv maupun negativ  tetap saja hal tersebut haram.
 Dari hasil survei, sekitar 98% remaja di dunia sudah merasakan yang namanya pacaran, 87% diantaranya tersakiti dan selebihnya bahagia atau bisa jadi sampai di jenjang pernikahan. Nah, liat kan teman? Bagaimana banyaknya remaja yang rugi karena pacaran. Waktu yang tersisa sangat banyak namun ujung-ujungnya hanya dapat sakit hati. Karena tidak terima jika tersakiti, akhirnya mencarilah pelampiasan, kemudian yang diniatkan pelampiasan menjadi benar-benar sayang  dan akhirnya kembali tersakiti hingga terbiasalah dengan yang namanya memiliki pacar.
Padahal jika diperhatikan secara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, pacaran lebih memiliki banyak dampak buruk daripada dampak baiknya. Namun entah mengapa para remaja tetap saja tidak peduli dengan hal tersebut. Yang mereka cari hanyalah kesenangan belaka. Memangnya enak yah dicap mantannya si-A mantannya si-B, seakan sudah dimiliki oleh banyak orang, apa kata suami/istri kita nanti?
Untuk itu saya ingin berbagi tips untuk teman-teman agar terhindar dari pacaran.
1.       Jangan sering memperhatikan lawan jenis.
2.       Batasi pergaulan dengan lawan jenis.
3.       Hindari tatapan mata dengan yang bukan mahram.
4.       Untuk perempuan, jangan berdandan yang berlebihan.
5.       Jika sudah terlanjur jatuh cinta, maka cintailah dia dalam diam, doakan dia dan minta kepada Sang Pencipta agar dia dijadikan jodohmu dunia akhirat.
6.       Fokus kepada cita-cita.
Teman-teman sekalian, marilah kita jauhi yang namanya pacaran. Berteman lebih enak daripada menjalin hubungan. Mari kita fokus kepada tujuan hidup kita. Mari kita laksanakan tugas kita sebagai manusia yaitu beribadah kepada-Nya, menuntut ilmu agar kelak menjadi manusia yang berguna.
Saya rasa cukup sampai disini pidato yang sempat saya sampaikan. Mohon maaf apabila terdapat banyak kekurangan.  Jika ada kesalahan itu datangnya dari saya dan yang benar datangnya dari Allah SWT.
Wabillahitaufiq wal hidayah tsumma’ssalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

AL Aridha Rezki
XII Chareles Darwin



Sabtu, 28 September 2013

Kenapa (?)

Allah menciptakan kita tidak lain dan tidak bukan adalah untuk beribadah kepadanya.
Tapi diantara kita semua masih banyak yang tidak melaksanakan perintah-Nya.
ada yang sekolah tapi gak serius
ada yang berdagang tapi curang
ada yang jadi pemimpin tapi korupsi
tapi tidak semua orang kayak gitu kan yah, pasti ada yang baik dan ada yang jahat
kalau baik semua kan gak seru dong hidup ini
justru kehadiran orang-orang jahatlah yang membuat hidup kita jadi berwarna
agar hidup kita kaya rasa
agar hidup kita kaya warna
agar kita bisa membedakan gimana rasanya bahagia dan bagaimana rasanya luka
kita harus bersyukur dengan kehadiran mereka, yah mereka, mereka yang membuat hidup kita kaya rasa
mereka yang menyanyangi kita, mereka yang peduli, yang membeci kita bahkan yang menyakiti kita
karena merekalah hidup kita bisa merasakan arti bahagia yang sesungguhnya

ketika mereka yang membencimu menyakitimu, maka saat itulah orang yang menyayangimu akan turun tangan
dari sinilah kita patut bersyukur dan bersabar. Bukan mengeluh dan bertangya "kenapa?"

"kenapa dia membenciku?"
"kenapa Allah memberikan aku cobaan seperti ini?"
ahhh! jangan tanya kenapa!!
ini adalah takdir, ini adalah ketetapan-Nya
ini adalah cara-Nya agar kita kuat menjalani hidup
agar kita tidak cengeng!
makanya, ketika kita mendapat cobaan Allah tidak meminta kita mencari jalan keluar hingga penat, Allah hanya ingin kita sabar dan shalat.

guys, ingat gak semua hal bisa kita paksakan
ada kalanya kita harus ikhlas merelakan
ada kalanya kita akan mendapatkan yang kita inginkan
makanya bersabarlah, jangan bertanya "kenapa?" kenapa sy tidak bisa dapatkan itu!
karena sebenarnya Allah hanya maha mengetahui sedang kita tidak
Allah akan memberikan kita sesuatu yang memang pantas kita dapatkan.

KEEP CALM ;)

Pangkajene, 28 September 2013 @teras
with love~ AL

Sabtu, 17 Agustus 2013

Air Mata Untuk Mesir

#EgyptMassacre … Hari ini TL saya kebanjiran hastag #safeEgypt diiringi dengan photo photo dan youtube tentang pembantaian manusia di Mesir oleh militer yang pro kudeta yang telah menghancurkan, membunuh para pendukung Mursi, dan airmata mengalir tak tertahankan, nyaris bak kebanjiran, air yang jatuh dari langit pun seakan tak mau berhenti seperti lingangan airmata anak anak dan perempuan di jalur Massacre, bedanya dengan tangisan saya disini adalah saya tidak bisa berbuat banyak untuk membantu kaum perempuan dan anak anak untuk terbebas dari desing peluru,  dihujani roket, diberondong mesiu dan bahkan mereka disana tak mampu menangis karena mengering sudah airmata :(
Dan disini, malam ini, di negeri dengan penduduk Islam terbanyak, justru banyak orang yang sedang terkantuk kantuk karena kekenyangan, mereka mati hati, hilang keperdulian, sementara di sana, di Mesir anak anak kecil, bayi merah, Ibu yang tak pernah lelah juga sedang terkantuk, tapi mereka terkantuk karena menjaga tiap jengkal negerinya yg mulia dari kehancuran, mereka terus terjaga dengan perut kosong, rela airmata keluar untuk mempertahankan keyakinan demi ALLAH, dan memberi pemahaman pada diri bahwa hidup bukan hanya sekedar untuk makan, tapi memperjuangkan keyakinan, mati sebagai suhada, bukan sekedar mati, kita dinegeri ini harusnya  malu padamu Mesir 
.
Disini malam ini, di negeri yang katanya beriman, para pemuda kami bahkan masih bisa berdendang lirih mendengarkan lagu melow, bangga dengan kegalauan yang diciptakan Adele, Cakra Khan, Noah, ahhh!! masih pula sempat tersenyum dan tertawa terbahak bahak dengan perut kenyang, menonton TV, menikmati dunia, sedang Perempuan dan anak anak di Mesir sana berkumandang takbir “Allah Akbar… Allah Akbar” yang tak sedikit bertakbir lantang dengan lumuran darah, belum tertutup mulut bertakbir bahkan nyawa sudah melayang, belum turun kepala tangan mengagungkan ALLAH, kepala sudah terpenggal, sungguh menyaksikan kepulangan demi kepulangan suami, istri tercinta, anak anak yang bersimbah darah, airmata bukan hal yang mudah, sedang, pemudah muslim disini, masih asyik pacaran  untuk kenikmatan dunia sedang kalian memenuhi janji, bahwa hidup dan mati hanya untuk ALLAH :(
Di sini malam ini, di rumah kami, di Indonesia ini, AlQuran kami simpan rapi di lemari, seakan barang keramat yang tak boleh disentuh, pajangan penghias lemari buku agar terkesan alim dan solehah, sedang disana kalian baca AlQuran dan menghapalnya ditengah dentuman roket perang, diantara hidup dan mati, yang setiap helaan napas menjadi begitu berarti, kami khianat atas surat cinta ALLAH, kami mencari hidup dengan menjadikan internet sebagai jawaban dari hidup dan mati padahal AlQuran memiliki segala
.
Kami iri padamu Mesir, yang mampu membuat para setan dan iblis kehabisan akal, di negeri kami pejabatnya turun kejalan, ke kota jika diliput, pencitraan, blusukan menghabiskan uang rakyat yang sudah miskin ini, disana pejabat kalian tidur bersama kalian, kelaparan bersama..berjuang bersama !! 
Disini, di negeri dengan penduduk muslim terbanyak, jangankan Qiyamulail, shubuh dimasjid bagi kami berat, shalat terasa beban hingga dilakukan diakhir waktu kerja, seakan rejeki adalah hasil jerih payah kami sedang disana kalian tak lepas dari ALLAH siang maupun malam tapi kami disini hidup tapi mati, malam malam kami terlelap mimpi dibalik hangatnya selimut, airmata kami tiada kecuali jika kepentingan dunia kami hilang, iya kami mati hati nurani kami karena cinta dunia, linangan airmata kami sia sia, mati kami hanya menghilangkan jasad dan jiwa, hilang tanpa gelar syuhada
Melihat roket roket menebas langit dan desingan peluru dari tentara pembantai membombardir para pemudamu, kami sadar betapa lalai diri ini, alpa, penuh keluh, tanpa syukur,  entahlah, apakah diri ini mampu menyamai atau membersamai kalian dalam keimanan yang sedalam itu,  kami benar2 iri padamu,  tangis kami disini, hanya sebatas tangis iman saudara semuslim, tak akan mungkin menyamai tangisan kebanggaan kau disana, wahai ahlul
Kami yakin penjagaan ALLAH terhadap kalian telah jauh mendahului doa doa kami, tapi kami tak bosan mendoakanmu wahai mujahid

(Ade A.K.A Rindu)